Timbangan Amal Baik dan Buruk Seimbang, Masuk Surga atau Neraka? Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat

- 9 November 2023, 05:39 WIB
Ustadz Adi Hidayat. Begini cara mengatasi rasa takut mati yang dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat. Begini cara mengatasi rasa takut mati yang dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat /Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official/

klikBondowoso- Jika timbangan amal baik dan buruk seimbang, masuk ke surga atau neraka? Ini penjelasan Ustadz Adi Hidayat.

Setiap amal perbuatan di dunia pasti akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT di akhirat kelak.

Amal baik dan buruk tidak luput dari pengawasan Allah SWT.

Timbangan amal baik dan buruk akan terjdai pada hari Yaumul Mizan.

Pada hari itulah amal baik dan buruknya akan menentukan tempat manusia yaitu di surga ataukah neraka.

Namun, bagaimana dengan orang yang timbangan amal baik dan buruk seimbang, masuk surga atau neraka?

Dikutip dari video unggahan kanal YouTube Ceramah Pendek, berikut penjelasan Ustadz Adi Hidayat selengkapnya.

Al Qur'an menerangkan bahwa ada penghuni surga dan neraka, tapi ada juga orang-orang yang tidak masuk surga dan neraka.

Orang yang berat amal baiknya maka tempatnya adalah surga, sedangkan bagi orang yang berat amal buruknya nerakalah tempatnya sampai dosanya bersih.

"Amal sholeh lebih banyak dari amal salah, surga tempatnya," kata Ustadz Adi Hidayat.

"Amal salahnya lebih banyak dari amal sholehnya, maka dibersihkan dulu yang salahnya di neraka," katanya.

Namun bagaimana dengan orang yang timbangan amal baik dan buruk seimbang? Ditempatkan di mana?

"Sholeh 50 persen, salah 50 persen, di mana tempatnya? Orang-orang yang ada dalam posisi ini maka dia tidak masuk dulu ke dalam surga tapi juga tidak dimasukkan ke dalam neraka," paparnya.

Orang seperti ini akan disimpan di suatu bukit yang sangat tinggi dan terletak di antara surga dan neraka, yaitu A'raf.

"Dia akan disimpan di suatu bukit yang terletak di antara surga dan neraka, namanya A'raf," ujar Ustadz Adi Hidayat.

"Saking tingginya tempat ini, dia bisa mengamati orang-orang yang mendapat kenikmatan surga, namun dia belum masuk. Namun disaat yang bersamaan dia mendengar jeritan orang-orang di neraka," tambahnya.

Kemudian orang itu sangat berharap dan memohon kepada Allah dibebaskan dari siksaan pendengaran itu.

Atas rahmat Allah SWT kemudian dia dimasukkan ke dalam surga, namun setelah proses hisab selesai.

"Maka karena rahmat Allah SWT, dia diambil dari bukit ini dan dimasukkan ke dalam surga namun setelah semua proses hisab selesai. Satu harinya 1000 tahun," tandasnya.***

Editor: Muhammad Irwanzah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah