Contoh Teks Pidato Sambutan Acara Halal Bihalal idul Fitri 1444 H, Ada Hadits Harus Saling Memaafkan

26 April 2023, 09:00 WIB
Ilustrasi. Contoh Teks Pidato Sambutan Acara Halal Bihalal idul Fitri 1444 H. /nu.or.id/

KlikBondowoso.Com - Acara halal bihalal menjadi sebuah tradisi Umat Islam di Indonesia yang sangat bagus. Sebab ada makna saling memaafkan di dalamnya.

Bagi kalian yang didapuk sebagai Ketua Panitia, berikut contoh naskah pidato sambutan halal bijalal Idul Fitri 1444 H tahun 2023.

Assalamu'alaikum Wr.Wb

(berikut mukaddimah nya)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَبِهِ أَجْمَعِيْنَ. (أََمَّا بَعْدُ)

Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin, wassolaatu wassalaamu' alaa asyrofil anbiyaa-i wal mursaliin, sayyidina muhammadin, wa’ala alihi wa’ashabihi aj’ma'iin, Amma ba’du.

Hadirin sekalian yang kami hormati, dalam suasana yang penuh dengan kebahagiaan malam ini marilah kita terlebih dahulu memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas karunia rahmat dan hidayah-Nya hingga pada acara ini kita masih bisa bertemu kembali dalam keadaan sehat wal afiat. Mudah-mudahan kita sekalian ini termasuk hamba-Nya yang akan berbakti serta mampu melaksanakan perintah dan meninggalkan semua larangan-Nya. Amin

Salam sejahtera semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw dimana beliaulah yang telah memberi suri tauladan yang mulia kepada seluruh umat manusia, hingga manusia mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Semoga kita ini termasuk umatnya yang setia terhadap ajaran yang telah dibawanya.

Hadirin sekalian yang berbahagia. Sebagaimana halnya pada tahun lalu, hari ini kita juga mengadakan acara halal bihalal. Oleh sebab itu, maka akan saya sampaikan sebuah hadist Nabi saw yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah. yang artinya:

"Barang siapa yang merasa mendhalimi kepada saudaranya (seagamanya) baik yang mengenai keperwiraan [misalnya menyakiti hatinya, menghinakan, mengejek, mencela, dan sebagainya] atapun mengenai bendanya [misalnya hutang piutang, menipu, atau mengambil harta saudaranya tanpa memperoleh halalnya], maka baiklah meminta halalnya sekarang ini kepada saudaramu tadi, yaitu pada hari ini [yaitu tatkala hidup di dunia] sebelum datangnya yang tidak bermanfaat lagi uang dinar atau emas dan dirham atau perak. Andaikata yang mengenainya itu amalan shaleh lalu diambilnya sekedar menganiaya dan andaikata tidak memiliki kebaikan maka yang dianiaya itu diambil keburukannya, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya tadi"

Maknanya dari hadist tersebut adalah, bahwa kita sebagaimana hamba Allah akan lebih baik jika saling meminta maaf dan saling memaafkan. Karena Allah SWT sangat suka terhadap hamba-NYA yang demikian.

Demikian pidato yang kami sampaikan pada pertemuan kali ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatiannya dan untuk kesalahannya kami pribadi mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu. ***

Editor: Sholikhul Huda

Tags

Terkini

Terpopuler